Liburan Bareng Anak? Ngga Perlu Takut Ribet!

by @bloggerid
3 minutes
Liburan Bareng Anak? Ngga Perlu Takut Ribet!

Bagi traveler, terutama perempuan, sering harus 'pensiun' menjalani aktivitas travelingnya kalau sudah berkeluarga dan punya anak. Yep, kesibukan mengurus anak memang sering menguras waktu. Apalagi kalau juga memiliki pekerjaan atau usaha yang juga menyita fokus dan tenaga.

Ga perlu takut, pada waktunya, kita bisa kok traveling lagi kalau anak-anak udah mulai 'cukup umur'.

Saat anak-anak semua sudah mulai duduk di bangku sekolah dasar, biasanya waktu yang harus kita luangkan untuk mengurus anak jadi lebih sedikit. Nah, itu saatnya kita mulai kembali mengarahkan pandangan untuk traveling lagi.

Ada yang bilang kalau traveling bareng anak-anak pasti bakal bikin pusing dan ribet. Ga juga sebenarnya. Ngajak anak traveling itu bagus lho buat perkembangan mereka. Apalagi kalau dibiasain sejak dini, waktu mereka masih kecil-kecil.

Kalau tujuan liburan kita untuk mengeksplorasi sebanyak mungkin tempat-tempat baru demi mendapatkan pengalaman baru, memang lebih baik jalan sendiri. Salah satu alasan utamanya adalah karena bila mengajak anak-anak konsekuensinya kita harus memperlambat tempo.

Liburan bersama anak tentu bukan untuk mencari pengalaman dan mengeksplorasi tempat-tempat baru. Tapi lebih pada memberi kesempatan pada anak-anak untuk mulai belajar merasakan apa yang kita dulu dapatkan saat liburan dan berpetualang.

Memang, butuh keberanian untuk pada akhirnya memutuskan mengajak anak ikut serta dalam petualangan berbalut liburan. Tapi anak-anak kita juga memerlukan itu, demi memberikan momen pada anak untuk mengeksplorasi hal-hal baru bagi dirinya sendiri.

Sebelum memutuskan mengajak anak untuk liburan, ada baiknya memastikan hal-hal ini dulu:

  • Cek Jadwal Liburan Sekolah.
    Ini yang terpenting. Karena tujuannya memang untuk liburan bersama anak, dahulukan jadwal liburan sekolah dibandingkan waktu luang atau waktu cuti kita sendiri.
    Kita bisa memastikan jadwal ini dari kalender sekolah yang biasanya selau dibagikan di awal tahun pelajaran.
    Akan ideal bila bisa menemukan jadwal libur sekolah anak kita yang bukan merupakan jadwal liburan sekolah secara umum.
  • Menyesuaikan dengan Anggaran Yang Tersedia.
    Liburan tidak harus berbiaya mahal. Yang terpenting adalah menyempatkan waktu berlibur bersama dan memberikan pengalaman untuk anak-anak.
    Liburan yang seru bisa juga murah lho. Ada setidaknya 3 komponen harga yang bisa ditekan; mulai dari pilihan transportasi, pilihan obyek wisata, hingga pilihan penginapan. Banyak kok penginapan bagus yang harganya terjangkau.
  • Memilih Destinasi Liburan.
    Ini juga penting. Sesuaikan dengan usia anak-anak kita. Kelompokkan destinasi liburan menjadi 3 kelompok besar: murni bersenang-senang, edukatif, dan berpetualang.
    Karakter liburan yang mana yang lebih cocok untuk usia anak kita?

Jadi, wahai pensiunan travelers, sudah siap kan, liburan dan berpetualang bareng anak-anak? Ngga perlu takut ribet. Banyak berlibur dan sering berpetualang sejak dini sangat bagus untuk perkembangan dan bekal anak saat sudah dewasa nanti.