Social Distancing: Jaga Jarak!

Apa itu Social Distancing?

Sejak diumumkan oleh Pemerintah sebagai anjuran resmi dalam menghadapi virus Corona, Social Distancing benar-benar menjadi kata yang populer saat ini. Diikuti oleh istilah WFH (Work From Home).

Social Distancing bertujuan untuk mengendalikan penyebaran penyakit dengan melakukan kontak dengan orang lain dalam jarak dekat. Social distancing juga bertujuan untuk mengurangi penularan virus dari orang ke orang.

Social Distancing berarti menjauhi segala bentuk perkumpulan, menjaga jarak dengan orang lain, menghindari berbagai pertemuan yang melibatkan banyak orang, dan menghindari lokasi yang sering menjadi tempat berkumpulnya banyak orang.

Intinya: Jaga Jarak!

Anjuran ini penting untuk dilakukan oleh Pemerintah demi memperlambat kecepatan persebaran Virus Corona dan penyakit Covid-19 yang sangat mudah menular. Social Distancing ini menjadi sangat penting karena pendeteksian Virus Corona dan Penyakit Covid-19 tidak mudah untuk dilakukan, terutama secara pribadi. Agar orang yang menjadi pembawa virus, tidak menyebarkan virus tersebut ke orang lain, walaupun secara tidak sengaja.

Sejumlah kebijakan pemerintah sudah dikeluarkan dalam rangka penerapan Social Distancing ini, termasuk meliburkan sekolah dan menyarankan para karyawan untuk bekerja dari rumah, sebagai upaya bersama mencegah penularan virus corona.

Kita harus menjalani ini. Demi mencegah penyebaran wabah virus corona menjadi lebih luas.

Apakah Akan Efektif?

Bila dilakukan secara bersama-sama dengan disiplin, tentu saja akan efektif. Satu hal yang pasti dari Virus Corona adalah kemampuannya untuk menyebar dengan cepat. Dengan saling membatasi diri, menjaga jarak satu-sama lain, virus tersebut tidak akan memiliki kesempatan untuk menyebar. Tujuannya untuk membuat kurva dari grafik persebaran virus Corona tetap landai.

Hal ini bisa terjadi karena:

  • Dari kesimpulan penelitian terakhir yang sampai saat ini masih valid, masa inkubasi virus corona dalam tubuh seseorang yang sudah terjangkit adalah 14 hari. Bila tubuh seseorang yang sudah terjangkit tersebut cukup fit untuk menyembuhkan diri, ia akan sembuh dengan sendirinya.
  • Bila seseorang sudah menjadi carrier, dengan meminimalisir kemungkinan ia bersinggungan dengan orang lain, virus tersebut tidak akan menyebar dengan sendirinya.

Ingat, seperti yang sudah tercantum di sini, yang harus dipahami adalah:

  • Semua orang bisa menjadi korban, maupun carrier (pembawa virus) yang menyebarkan ke orang lain.
  • Tidak semua memiliki kemampuan imunitas yang sama, jadi walau mungkin kita sendiri terkena, orang yang bersinggungan dengan kita belum tentu. Bisa jadi orang tersebut yang akhirnya menjadi korban.

Jadi, kebijakan Social Distancing ini, bila kita lakukan secara bersama-sama dengan disiplin, bisa sangat membantu untuk mencegah persebaran Virus Corona.

Jadi Apa yang Harus Kita Lakukan?

  • Hindari kontak langsung dengan orang lain, termasuk bersalaman.
  • Tunda dan hindari segala pertemuan.
  • Beribadah di rumah saja.
  • Kurangi frekuensi belanja. Belanja yang cukup untuk minimal 1 minggu, bisa membantu frekuensi kita harus pergi ke pasar atau toko untuk berbelanja.
  • Bila terpaksa keluar rumah, (1) selalu gunakan hand sanitizer untuk membersihkan tangan, (2) bawa baju 2, ganti baju bersih sebelum masuk rumah, (3) dan langsung mandi (sebisa mungkin dengan air hangat) saat sudah sampai di rumah.

Mari #bersatulawancorona.

Give a Comment